sudah ku coba untuk menerbangkan serpihan dirimu
sudah ku coba untuk menghanyutkan bayang mu
tapi angin kembali menerbangkan serpihmu padaku
sang air tak mengalirkan bayangmu sayang
tak dapat ku melepasmu
mungkin aku memang terjebak
apakah kau istimewa?
aku tidak tahu apa yang ada dalam dirimu
kau biasa saja sayang
tapi kau berkilauan di mataku
tak ada yang tahu dan menyadarinya
bagaimana aku menatapmu
tak ada yang tahu serpih dirimu selalu terbang dalam ingatanku
tak ada yang tahu, begitu juga kau
Tidak ada komentar:
Posting Komentar